Petisi Blokir FF Free Fire dan Sanksi dari Petisi Majelis Ulama Indonesia

Petisi Blokir FF Free Fire dan Sanksi dari Petisi Majelis Ulama Indonesia

Petisi Blokir FF – Sekarang ini ada kabar yang menuai berbagi kritikan dari netizen. Mungkin kalian juga ada yang sudah mengetahui tentang berita yang sudah menyebar luas di berbagai media sosial. Seperti tiktok, facebook, instagram dan media sosial lain nya. Kabarnya video anak ff yang menirukan emot push-up ff pada saat melakukan kewajiban ini menjadi viral dan mendapat berbagai komentar negatif.

Anak ff tersebut meniru gaya push-up emot yang ada dalam game free fire pada saat melakukan solat berjamaah di masjid. Mereka menirukan gaya emot ff itu tidak melihat situasi dan kondisi, hal ini yang membuat para netizen banyak yang memberikan komentar negatif. Karena video yang sudah tersebar dan viral di berbagai media sosial ini, bisa menjadi contoh yang tidak baik untuk orang yang menontonya, apalagi untuk anak-anak yang masih di bawah umur.

Dengan viral nya kejadian yang sepantasnya tidak di lakukan oleh anak free fire, kabarnya petisi akan blokir game free fire karena kejadian yang nantinya kan memberikan dampak negatif untuk anak-anak yang sudah menggunakan media sosial dan game free fire.

Mungkin mereka melakukan nya hanya untuk bercandaan saja, tapi hal ini sebaik nya jangan di lakukan, Untuk berita lengkap nya kalian bisa membaca artikel ini sampai selesai.

Apakah Benar Petisi Blokir Free Fire

Semenjak kejadian anak free fire menirukan gaya emote push-up free fire menyebar luas di media sosial. Memang benar kejadian anak yang melakukan hal yang tidak baik itu berhubungan dengan game free fire. Karena pada emote free fire tersebut tertulis keterangan bahwa lakukan push-up dimana saja dan kapan saja. Hal itu lah yang bisa membuat dampak buruk untuk para pengguna game ff.

Seperti yang kalian ketahui bahwa player ff paling banyak adalah anak-anak yang masih belum paham apa yang sebaiknya di contoh dan yang tidak oleh di contoh. Ternyata emote terbaru ff yaitu push-up ini banyak di gunakan oleh player ff dan menjadi viral, oleh karena itu ada anak-anak yang belum mengerti dan menirukan gaya push-up pada saat menjalankan solat bejamaah di masjid.

Maka solat yang kaliaan lakukan tidak sah karena gerakan yang tidak sesuai dengan tata cara tuntunan solat. Bukan hanya itu, dampak ini juga bisa sangat membahayakan anak-anak yang melakukan nya. Jika terjadi kesalahan gerakan akan menyebabkan cidera pada bagian leher dan juga tangan yang menjadi tumpuan. Jika kalian penasaran tentang kebenaran Game free fire akan mendapat sanksi dari Ulama di Indonesia adalah sebagai berikut.

Keputusan Petisi Majelis Ulama Indonesia

Kejadian tersebut bukan hanya di kritik oleh netizen saja, tapi mendapat perhatian dari kominfo dan majelis ulama Indonesia. Karena kejadian tersebut memang akan memberikan dambak buruk bagi anak-anak usia dini, oleh karena itu game free fire akan mendapat sanksi atas kejadian yang menirukan emote push up yang ada di game free fire. Kominfo juga menghimbau agar kejadian yang viral ini tidak terulang kembali.

Namun dari pihak Garena sendiri belum melakukan tindakan apapun tentang berita yang berhubungan dengan free fire. Untuk sanksi yang akan game ff dapatkan emot push-up ff akan di hapus, memberi peringatan langsung ke game free fire. Serta rating di aplikasi google play store akan di tambah 16+(usia pengguna harus 16 tahun keatas kemudian akan di minta untuk verifikasi umur dan lain sebagai nya.

Penutup

Mungkin cukup segitu dulu penjelasan tentang petisi blokir ff karena kejadian anak ff yang meniru gaya push up emot ff. Semoga dengan adanya sanksi yang di berikan kepada pihak Garena ini, tidak akan membuat kejadian ini terulang kembali nantinya.

Sumber : https://bantenday.co.id/

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*